Pengantar Aterosklosis
Aterosklosis adalah penyakit inflamasi kronis yang menyebabkan penumpukan plak di arteri.
Penyakit ini berkontribusi pada 50% dari semua kematian di masyarakat Barat.
Aterosclerosis hubungan dengan penyakit kardiovaskular aterosklerotik (ASCVD) yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.
Etiologi dan Faktor Risiko
Faktor risiko termasuk hiperklesterolemia, hipertensi, diabetes, merokok, dan riwayat keluarga.
Gaya hidup sedentari dan pola makan tinggi lemak jenuh juga berkontribusi.
Seiring bertambahnya usia, risiko meningkat, terutama pada pria di atas 45 dan wanita di atas 55 tahun.
Epidemiologi Aterosklosis
Aterosklosis adalah penyebab utama penyakit kardiovaskular.
Setiap tahun, sekitar 610.000 orang di AS meninggal karena penyakit jantung.
Iskemik jantung dan stroke adalah penyebab kematian terbesar di dunia.
Patofisiologi Aterosklosis
Proses dimulai dari akumulasi lipoprotein rendah densitas (LDL) yang menyebabkan inflamasi.
Lesi atherosclerotic berkembang dari fatty streak menjadi plak fibrous.
Ruptur plak yang tipis dapat mengakibatkan trombosis yang mengancam jiwa.
Evaluasi dan Diagnosis
Pengukuran profil lipid dan glukosa plasma adalah awal evaluasi risiko ASCVD.
Ultrasonografi dan angiografi digunakan untuk mendeteksi lesi aterosklerotik.
Indeks ankle-brachial digunakan untuk menilai adanya penyakit arteri perifer.
Pengobatan dan Manajemen
Perubahan gaya hidup dan pengobatan seperti statin dianjurkan untuk menurunkan LDL.
Angioplasti dan bypass dapat dipertimbangkan dalam kasus ASCVD klinis.
Kontrol tekanan darah dan kadar gula darah merupakan bagian penting dari manajemen.
Prognosis dan Komplikasi
Prognosis baik dengan manajemen faktor risiko yang efektif.
ASCVD dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit arteri perifer.
Pendidikan pasien tentang perubahan gaya hidup adalah kunci untuk meningkatkan hasil.