Pendahuluan
Penyakit kardiovaskular (CVD) merupakan penyebab utama kematian global dan meningkat di negara berpenghasilan rendah.
Di tahun 2015, diperkirakan 17,9 juta orang meninggal karena CVD, menyumbang 31% dari kematian global.
Diperkirakan pada tahun 2030, 23,6 juta orang per tahun akan meninggal akibat CVD.
Penelitian Sebelumnya
Belum ada estimasi prevalensi atherosclerosis karotis di tingkat global.
Di studi ini, estimasi prevalensi meningkat dari ketebalan intima-media karotis, plak karotis, dan stenosis karotis diberikan untuk populasi umum.
Metodologi
Melakukan pencarian literatur sistematis dan meta-analisis berdasarkan 59 artikel.
Menggunakan definisi yang distandarisasi untuk atherosclerosis karotis sesuai pedoman internasional.
Melibatkan analisis statistik untuk mengevaluasi prevalensi dan faktor risiko.
Hasil Utama
Sekitar 28% individu berusia 30-79 tahun memiliki ketebalan intima-media karotis yang abnormal.
Diperkirakan 1066 juta kasus ketebalan intima-media, 816 juta kasus plak karotis, dan 58 juta kasus stenosis karotis di seluruh dunia pada 2020.
Pria memiliki tingkat prevalensi lebih tinggi dibandingkan wanita pada semua kelompok usia.
Faktor Risiko
Faktor risiko utama untuk ketebalan intima-media dan plak karotis adalah usia lanjut, jenis kelamin pria, merokok, diabetes, dan hipertensi.
Rokok, diabetes, dan hipertensi diidentifikasi sebagai faktor risiko yang signifikan untuk atherosclerosis.
Diskusi dan Implikasi
Memerlukan deteksi dini dan manajemen faktor risiko untuk memperlambat perkembangan komplikasi atherosclerosis.
Estimasi global memperlihatkan potensi besar beban CVD mendatang di sistem kesehatan.