Pendahuluan dan Tujuan
Tutorial membahas analisis korelasi menggunakan software SPSS.
Fokus pada analisis korelasi Spearman untuk data ordinal.
Menggunakan contoh kasus hubungan peringkat mahasiswa dengan IPK.
Analisis Korelasi Spearman
Korelasi Spearman digunakan untuk menghitung hubungan antar variabel data ordinal.
Rumus untuk menghitung koefisien korelasi Spearman dijelaskan.
Contoh kasus melibatkan 10 mahasiswa dengan data peringkat masuk perguruan tinggi dan IPK semester.
Hasil Analisis dan Interpretasi
Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi negatif yang signifikan.
Interpretasi bahwa semakin tinggi peringkat masuk, semakin rendah IPK yang didapat.
Korelasi negatif ini menunjukkan hubungan berlawanan antara peringkat dan IPK.
Korelasi Phi untuk Data Nominal
Korelasi Phi digunakan untuk menghitung hubungan data nominal biner.
Contoh kasus hubungan jenis kelamin mahasiswa dengan pemilihan jurusan di IAIN Syekh Nurjati.
Proses memasukkan data dan membuat tabel kontingensi dijelaskan.
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan tentang pentingnya analisis korelasi dalam penelitian akademik.
Rekomendasi penggunaan SPSS untuk analisis data statistik.
Dorongan agar mahasiswa melakukan latihan lebih lanjut dengan data mereka sendiri.
Komputasi Data 3
Komputasi Data 3